Brigif Raider 9/2 Kostrad Gelar Punyuluhan Narkoba - LENSA COMANDO

Post Top Ad

Hosting Unlimited Indonesia

Monday, December 18, 2017

Brigif Raider 9/2 Kostrad Gelar Punyuluhan Narkoba


(Penkostrad. Senin, 18 Desember 2017). Bertempat di Garasi Serba Guna dilaksanakan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada seluruh prajurit Denma dan Yonif Raider 509/9/2 Kostrad oleh staf Intel Brigif Raider 9/2 Kostrad yang dipimpin oleh Kapten Inf Sulaiman Pasi Intel Brigif Raider 9/2 Kostrad, Jum’at (15/12/2017).

 Kegiatan diawali dengan sambutan Kapten Inf Sulaiman Pasi Intel Brigif Raider 9/2 Kostrad yang mengucapkan terima kasih kepada prajurit yang hadir dalam kegiatan ini, bahwa penyuluhan Narkoba merupakan upaya Satuan yang dilakukan guna para prajurit mengerti dan memahami bahaya dari narkoba agar menghindar dari penyalahgunaannya,“ungkapnya.

Seperti kita lihat pada tayangan televisi semakin meningkatnya masyarakat yang terlibat penyalahgunaan Narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar, kurir maupun bandar. Peredarannya bukan hanya berpusat di kota-kota besar saja, tapi sudah sampai ke pelosok desa dan penggunanya pun juga bukan dari kalangan berduit saja, tapi sudah merambat kepada masyarakat tingkat yang paling bawah. Sehingga Narkoba dapat menyerang kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja,”tambah Sulaiman”.

Sebagai penyuluh Ipda Pendi Susanto KBO Satres Narkoba Polres Jember menjelaskan tentang macam golongan Narkoba, bahaya Narkoba, dampak dari Narkoba dan pasal pidana tentang Narkoba, dia berharap kepada seluruh prajurit untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan berharap untuk selalu bekerja sama dengan Polri dalam pemberantasan serta memerangi Narkoba,“ pungkasnya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi wawasan kepada seluruh prajurit beserta keluarganya agar mengerti tentang bahaya Narkoba dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba serta harus selektif dalam memilih teman pada saat diluar jam dinas agar tidak salah bergaul yang dapat merugikan pribadi sendiri dan satuan. Kegiatan diakhiri dengan pengecekan urine secara acak kepada prajurit dan hasil dari pengecekan urine tidak ada ditemukan prajurit yang menggunakan narkoba (negatif). (ril/Gal)

Post Bottom Ad

Hosting Unlimited Indonesia