Kanker Serviks Jadi Pembahasan di Pertemuan Rutin Persit Yonif Para Raider 503 Kostrad - LENSA COMANDO

Post Top Ad

Hosting Unlimited Indonesia

Tuesday, July 18, 2017

Kanker Serviks Jadi Pembahasan di Pertemuan Rutin Persit Yonif Para Raider 503 Kostrad


MOJOKERTO, Lensacomando.com - Ketua Persit Kartika Candra Kirana Ranting IV Yonif Para Raider 503 Kostrad, Ny Erwin Agung T.W.A. memimpin langsung acara pertemuan rutin arisan Persit di Aula Yonif Para Raider 503 Kostrad, Mojosari, Mojokerto, Jumat (14/7).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 325 ibu-ibu Persit jajaran Yonif Para Raider 503 Kostrad ini dilaksanakan berbeda dengan biasanya, karena selain mengadakan acara arisan juga diadakan penyuluhan dari Yayasan Peduli Kanker Serviks (YPKS) Koorwil Madiun, Jawa Timur.

Adapun Perwakilan dari YPKS yang hadir ke Yonif Para Raider 503 Kostrad yaitu Siti Jazilah dan Oczin Ermawati. Menurutnya, kegiatan penyuluhan seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman bagaimana mencegah maupun terhindar dari penyakit kanker serviks. “Di sisi lain, langkah ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas kesehatan serta kesadaran tentang pentingnya menjaga kondisi rahim,” ungkap Siti Jazilah.

Dalam penyuluhan tersebut disampaikan sejumlah materi, diantaranya faktor pemicu terjadinya kanker serta gejala awal kanker pada rahim yaitu kanker serviks, kanker endometrium dan kanker ovarium. Selain itu, para peserta juga diberikan tips untuk menghindari, mencegah dan mengatasi kanker.

"Dengan adanya pengetahuan tentang penyakit kanker ini, diharapkan para peserta sosialisasi dapat segera berkonsultasi kepada pihak- pihak yang mengerti berbagai macam penyakit kanker serta pengobatan dan pencegahannya", pungkas Siti Jazilah.

Sementara itu, Ny Erwin Agung T.W.A. berharap dengan pengetahuan kanker ini para ibu-ibu Persit bisa mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-hari. "Penyakit kanker merupakan penyakit yang berbahaya. Jadi dengan kegiatan ini tentunya sangat berguna untuk meminimalisir penyebab penyakit kanker Servik", katanya.

"Selain itu, melalui sosialisasi ini, wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi akan lebih bertambah, sehingga bisa mendeteksi secara awal tentang penyakit-penyakit yang berhubungan dengan reproduksi wanita, khususnya leher rahim agar dapat mengambil tindakan cepat dan tepat bahkan tindakan pencegahan", pungkasnya .(ril/Gal)

Post Bottom Ad

Hosting Unlimited Indonesia